Alif Ferruz | Redaktur & Blog Master

Program S.1 ditempuhnya di Undip Semarang jurusan Ilmu komunikasi. Selain menulis dengan sangat tidak produktif, ia bekerja lepas sebagai penyunting, peneliti, desainer grafis, penyelenggara pameran, sambil terus meluangkan waktu mencari beasiswa S2.

Redaktur Tamu …

Menulis Untuk Kami:

1. Mengapa menulis untuk Wisata Demak – Wisata Kota Wali?

Sebagai informasi alternatif mengenai Demak sebagai kota wisata melengkapi informasi yang disediakan oleh pemerintah.

2. Tulisan apa saja yang dapat dimuat?

Segala sesuatu yang berkaitan dengan wisata-demak (info/berita/kritik/saran).

3. Bagaimana memasukkan tulisan?

Semua proses pengiriman naskah dan penyuntingan dilakukan melalui e-mail wisatademak@yahoo.com Jika diperlukan, bagi Anda yang berdomisili di Kota Demak kami bersedia bertemu dan mendiskusikan rencana tulisan Anda secara langsung.

Iklan

2 Responses to “kontributor”


  1. 1 Loko Joyo
    September 7, 2011 pukul 5:11 am

    saya ingin membagi Informasi keberadaan kraton demak. informasi ini dihasilkan dari hasil mediasi dan tanya jawab dengan (gaib) salah satu tumenggung majapahit yang kala itu juga ikut boyong ke demak, beliau adalah tumenggung Reksonyono.
    Beliau mengatakan posisi keraton demak berada di selatan masjid agung demak, kalo dalam bahasa beliau ” sak kidule lapangan bunder (alon-alon) utowo Kantor seng saiki pegawene nganggo seragam coklat-coklat (Kantor Kejaksaan)”. beliau juga memberitahukan dulunya jalan raya hanya ada satu yaitu tembiring, belum ada jalan tengah (deandles). pendopo Kerajaan memang diboyong ke pajang, tetapi gapura dan bangunan pagar yang tersusun dari batu, tertimbun. Yang aneh, si mbah bilang bahwa posisi keraton sebenarnya lebih tinggi dari pada masjid agung, tapi hingga sekarang masjid agung masih tetap seperti itu, meski memang pernh dilakukan rehab bberapa kali. Diakui beliau bahwa masjid agung memang mempunyai keistimewaan bisa naik (mumbul) dengan sendirinya. Subhanallah…..

    sebagai pelengkap saja tentang biografi Tumenggung Reksonyono, bahwa setelah Kerajaan Demak Bintoro berdiri, beliau diangkat oleh Sultan Fatah menjadi pemimpin di salah satu wilayah kerajaan (kecamatan sekarang) hingga akhir hidup beliau, sekarang dianugerahkan Allah menjadi Pemangku/danyang dikecamatan tersebut.

    [beberapa percakapan/diaolog dengan beliau kadang saya rekam melalui hp]

    • 2 Dafidh Sanjana
      September 8, 2011 pukul 3:11 pm

      terimakasih informasinya pak, adakah informasi lain yang bisa kami peroleh?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Statistik Blog

  • 129,736 sejak 14 Februari 2010

Live Info dari Twitter

  • Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak.... fb.me/4pqN16qlT@visit_demak 2 years ago

> Tradisi Buka makam Sunan Kalijaga: Mulai jam 8-12 & 13-17 pada hari tertentu, yaitu Jumat Pon, Jumat Pahing, Jumat Kliwon, Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha.

> Explore Mystery of Demak @ Museum (rvsp: 085727325527)
> once upon a night in demak (jelajah demak) (rvsp: 088802464895)

free D’magz digital magazine

Contact

Advertise

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

RSS Indonesia Kreatif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Translasi ke bahasa?