Archive for the '4.Sejarah Demak' Category

28
Mei
12

> Panembahan Senopati Sutowijoyo

disadur dari buku Babad Tanah Kendal karya Ahmad Hamam Rochani,

Panembahan Senopati, Raden Bagus Danang Sutowijoyo adalah putera sulung Ki Pemanahan. Kalau dirunut pada silsilah, Prabu Brawijaya pada perkawinannya dengan Dewi Wandan (wanita yang berkulit kehitam-hitaman) melahirkan Ki Bondan Kejawan yang kemudian memperistri NyaiNawangsih putera Ki Gede Tarub dan melahirkan Ki Ageng Getas Pendowoatau Syekh Ngabdullah dan seorang puteri (dinikahkan dengan Ki Ageng Ngerang). Ki Ageng Getas Pendowo memiliki 6 putera, Ki Ageng Selo, Nyai Ageng Pakis, Nyai Ageng Purno, Nyai Ageng Wanglu, Nyai Ageng Bokong, dan Nyai Ageng Adibaya. Keturunan Ki Ageng Selo, dari 7 hanya satu yang laki-laki yaitu Ki Ageng Ngenis yang kemudian berputera Ki Ageng Pemanahan yang selanjutnya melahirkan Sutowijoyo.
Lanjutkan membaca ‘> Panembahan Senopati Sutowijoyo’

Iklan
28
Mei
12

> Pengeran Benowo

Setelah Sultan Hadi Wijaya (Jaka Tingkir) Sultan Pajang meninggal mestinya yang berhak menggantikan kedudukannya adalah Pangeran (sunan) Benowo, yang merupakan putera mahkota. Namun kenyataan berkata lain. Menurut Sunan Kudus, Aryo Pangiri lah yang berhak karena merupakan putra tertua meskipun putra menantu dan dia juga putera raja (Sunan Prawoto raja Demak). Oleh karena Sunan Kudus tetap berpegang pada pendapatnya, mak Pangeran Benowo harus rela menempati jabatan baru sebagai Bupat Jipang Panolan. Mungkin peristiwa ini yang disebut bahwa Pangeran Benowo Sakit Penggalihipun. Kemudian Aryo Pangiri dinobatkan sebagai raja Pajang, namun tidak berselang lama. Karena dalam kepemimpinannya banyak menyengsarakan rakyat sehingga tidak disukai rakyat dan banyak desakan maka Pangeran Benowo atas pertimbangan saudaranya, Senopati Sutowijoyo, merebut kembali kerajaan pajang dari tangan Aryo Pangiri dan berhasil. Aryo Pangiri kalah dan dikembalikan ke Demak bersama seluruh keluarganya. Selanjutnya Pangeran Benowo menduduki jabatan sebagai sultan namun hanya satu tahun kemudian digantikan oleh Senopati Sutowijoyo dan pemerintahan beralih menjadi Kerajaan Mataram.

Dalam catatan Amien Budiman pada Babad Tanah Jawi bahwa Pangeran Benowo setelah hanya bertahta satu tahun, pergi ke Sedayu Jawa Timur kemudian menuju ke Barat dan sampai di Hutan Kukulan daerah Kendal bersama para pengiringnya, Kyai Bahu, Kyai Wiro dan dua lagi tidak diceritakan namanya. Selama di hutan itu Pangeran Benowo merasakan sejuk hatinya melihat padang yang luas, sedang tanahnya baik dan rata. Hanya sayang tempat itu tidak ada sungai. Pangeran Benowo memberitahukan kepada sahabatnya tentang tidak adanya sungai itu, dan mereka mengatakan memang sebaiknya Pangeran Benowo membuat sungai. Lanjutkan membaca ‘> Pengeran Benowo’

11
Nov
11

> Sejarah Tradisi Grebeg Besar di Jawa

A. Budaya Grebeg Besar

Bentuk keramaian yang dikenal dengan nama GREBEG BESAR adalah murni hasil ciptaan para wali. Pelaksanaannya dimulai setelah walisongo angkatan I mengadakan siding di serambi Masjid Agung Ampel Dento Surabaya, keputusannya sebagai berikut :

“NGENANI ANANE SOMAWONO KIPRAH MEKARE TSAQOFAH HINDU ING NUSA SALALADANE, JUWAJIBAN PORO WALI AREP ALAKU TUT WURI ANGISENI. DARAPUN SUPOYO SANAK-SANAK HINDU MALAH LEGO-LEGOWO MANJING ISLAM.

Artinya : Dengan adanya perkembangan ajaran Hindu di pulau wilayah ini, tugas para wali dakwah menyesuaikan adat istiadat setempat sambil mengisi nafas Islam, agar supaya masyarakat Hindu hatinya rela dan tulus ikhlas masuk Islam. Lanjutkan membaca ‘> Sejarah Tradisi Grebeg Besar di Jawa’

10
Sep
11

> Riwayat Sunan Kalijaga (bagian 1)

Diambil pupuh-pupuh dari Babad Tanah Jawa

yang berkaitan dengan riwayat

Sunan Kalijaga.

” Pupuh Dandanggula”

  

<!–[if !supportLists]–>1. ………………………………….., ………………………………., …………………………., ………………………….., kawuwusa Dipati Tubin, Ki Rangga Wilwatikta, lawan garwanipun, Kusuma Rêtna Dumilah, putri adi tariman saking Narpati, Brawijaya ping tiga.<!–[endif]–>

Diceritakan kemudian tentang Adipati Tuban, Ki Rangga Wilwatikta, beserta permaisurinya, Sang Bunga Rêtna Dumillah, putri cantik pemberian dari Raja, Brawijaya ke tiga. Lanjutkan membaca ‘> Riwayat Sunan Kalijaga (bagian 1)’

07
Sep
11

> RUNTUHNYA MAJAPAHIT (bagian 1)

BENARKAH MASUKNYA ISLAM KE NUSANTARA BERLANGSUNG DENGAN JALAN DAMAI?
TIDAKKAH ADA DARAH YANG TERTUMPAH?
CATATAN INI HANYA SEKEDAR MENGUNGKAP FAKTA MASA LALU YANG SEBENARNYA , SEBAGAI BAHAN RENUNGAN KITA SEMUA AGAR TIDAK TERULANG LAGI.

MAJAPAHIT adalah sebuah Kerajaan besar. Sebuah Emperor. Yang wilayahnya membentang dari ujung utara pulau Sumatera, sampai Papua. Bahkan, Malaka yang sekarang dikenal dengan nama Malaysia, termasuk wilayah kerajaan Majapahit.

Majapahit berdiri pada tahun 1293 Masehi. Didirikan oleh Raden Wijaya yang lantas setelah dikukuhkan sebagai Raja beliau bergelar Shrii Kertarajasha Jayawardhana. Eksistensi Majapahit sangat disegani diseluruh dunia. Diwilayah Asia, hanya Majapahit yang ditakuti oleh Kekaisaran Tiongkok China. Di Asia ini, pada abad XIII, hanya ada dua Kerajaan besar, Tiongkok dan Majapahit.

Lambang Negara Majapahit adalah Surya. Benderanya berwarna Merah dan Putih. Melambangkan darah putih dari ayah dan darah merah dari ibu. Lambang nasionalisme sejati. Lambang kecintaan pada bhumi pertiwi. Karma Bhumi. Dan pada jamannya, bangsa kita pernah menjadi Negara adikuasa, superpower, layaknya Amerika dan Inggris sekarang. Pusat pemerintahan ada di Trowulan, sekarang didaerah Mojokerto, Jawa Timur. Pelabuhan iInternasional-nya waktu itu adalah Gresik, Ujung Galuh (Tanjung Perak sekarang) dan Kambang Putih (pelabuhan Tuban sekarang). Lanjutkan membaca ‘> RUNTUHNYA MAJAPAHIT (bagian 1)’

20
Agu
11

> Baruklinting & Nyai Lembah (Membuka jalan Raja-Raja Jawa (Kalituntang))

<< sebelumnya: Baruklinting & Nyai Lembah (Sayembara Mencabut Lidi)

MS : Wah siapa tuh sombong banget… ayo..ayo..ayo. (Kemudian ramai-ramai mereka ingin mencabut lidi yang di tancapkan oleh Bocah Bajang).
MS : Lihat nih badanku gede gagah (sambil sombong) dia menunjukkan kegagahannya, Masak mainan anak kecil dipamerkan disini,!!! (pemuda itu dengan melompat tak sabar langsung menyambar lidi yang ditancapkan Bocah bajang, tetapi apa yang terjadi pemuda gagah terbanting keras sekali dan pingsan. (membuatnya disorakin teman temanya)
MS : (dengan serentak mereka maju) Ayo kawan kita Cabut bersama…!!! (walaupun begitu lidi tak dapat goyah walau sedikitpun. Hal itu diulang 2 dengan berbagaigayatetapi tak berhasil)

Dari anak kecil, pemuda kekar, ibu rumah tangga, sampai kakek-kakek, semua tidak mampu mencabut lidi itu. Lidi tersebut seolah-olah memiliki akar kuat yang menancap di tanah itu.

Akhirnya Baruklinting Mendekat dan berkata. Lanjutkan membaca ‘> Baruklinting & Nyai Lembah (Membuka jalan Raja-Raja Jawa (Kalituntang))’

17
Agu
11

> Baruklinting & Nyai Lembah (Sayembara Mencabut Lidi)

<< sebelumnya: Baruklinting & Nyai Lembah (Bagian 1)

HARI demi hari berlalu, bulan demi bulan pun berganti. Baruklinting (Bra Klinthing)  bertapa selama ratusan tahun lamanya. Orang tuanya sudah purna, dan orang-orang yang hidup di jamannya pun sudah banyak yang berganti. Tanah tempatnya bertapa, bahkan tubuhnya sendiri, mulai tertutupi rumput dan belukar.

Suatu saat ketika di desa Bono Rowo akan mengadakan pesta rakyat, pada waktu itu sedang musim kemarau yang mengakibatkan paceklik sehingga harus mencari Hewan Buruan jauh masuk ke dalam hutan. Namun hewan hewan pun tak dapat ditemukan, menjelang tengah hari karena kelelahan merekapun beristirahat dibawah pohon sambil nginang. Lanjutkan membaca ‘> Baruklinting & Nyai Lembah (Sayembara Mencabut Lidi)’




Statistik Blog

  • 125,376 sejak 14 Februari 2010

Live Info dari Twitter

  • Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak.... fb.me/4pqN16qlT@visit_demak 2 years ago

> Tradisi Buka makam Sunan Kalijaga: Mulai jam 8-12 & 13-17 pada hari tertentu, yaitu Jumat Pon, Jumat Pahing, Jumat Kliwon, Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha.

> Explore Mystery of Demak @ Museum (rvsp: 085727325527)
> once upon a night in demak (jelajah demak) (rvsp: 088802464895)

free D’magz digital magazine

Contact

Advertise

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

RSS Indonesia Kreatif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Translasi ke bahasa?