02
Mei
12

> Gurami Garang Asem dan Bakar Lempung di Brubus Singorejo

JIKA Anda pencinta kuliner, pastilah pernah merasakan ikan gurami goreng dan bakar. Tetapi, pernahkan merasakan gurami garang asem dan bakar lempung? Kalau belum, Anda pasti penasaran untuk mencoba?

Ya, kedua jenis masakan ini kini menjadi menu andalan pemancingan Brubus Indah. Rumah makan yang berlokasi di Desa Singorejo, Kecamatan Demak kota itu, tak pernah sepi dari pencinta kuliner. Kedua menu itu pun menjadi masakan yang paling banyak dipesan.

Bahkan, tidak jarang warga yang akan datang, terlebih dahulu memesan gurami garang asem. Maklum, banyaknya permintaan membuat konsumen sering kehabisan. Selain gurami garang asem, gurami bakar lempung juga menjadi menu yang cukup memikat. Cara pembuatan gurami bakar, yakni kulit ikan dilapisi lempung lalu dibungkus daun pisang. Setelah terbungkus, baru dibakar yang di dalamnya diberi lempung.

Ketika daun terkelupas bersama lempung, berarti ikan telah matang. Makanan ini terasa berbeda dengan bakar biasa. Apalagi ketika disajikan dengan bumbu asem manis. ’’Rasanya seperti tidak ada duanya,’’ ujar Widodo, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, ketika menyantap hidangan ini.

Inovasi

Ia rutin datang ke pemancingan Brubus Indah untuk menikmati gurami garang asem dan bakar lempung. Menurutnya, kedua jenis masakan itu memiliki bumbu khusus yang tidak ditemukan di rumah makan lain. Dia pernah mencoba membuat di rumah, tapi rasanya berbeda. ’’Kelebihan inilah yang membuat kami kesengsem,’’ katanya.

Tempat pemancingan yang berlokasi lima kilometer dari pusat kota itu, menurut pemiliknya H Saerozi, selalu menyajikan inovasi menu. Namun, semua menu yang ada mengandalkan bahan utama daging ikan.

Keistimewaan ikan ini dikarenakan mempunyai kandungan minyak hewani yang cukup banyak. Minyak tersebut membuat seluruh dagingnya terasa gurih dan semua bumbu merasuk ke dalam daging.

Karena itulah, gurami menjadi ikan yang paling banyak diminati di rumah makan seafood. Nah, seperti apa rasanya jika gurami dimasak dengan masakan garang asem. Ternyata rasanya lebih mak nyuus.

Selama ini kebanyakan masyarakat mengenal garang asem dengan bahan utama daging ayam. Dan, ternyata dengan memakai gurami, kenikmatannya lebih terasa.’’Sebenarnya bumbu yang dipakai sama dengan bumbu garang asem biasa, tetapi dengan menggunakan gurami, ada minyak ikan yang memengaruhi rasa sehingga lebih gurih,’’ ungkap H Saerozi.

Setiap porsi garang asem berisi daging ikan gurami setengah kilogram yang telah dibersihkan dari kulitnya. Harga garang asem gurami Rp 17.500/porsi, sedangkan bakar lempung Rp 30.000/kg.

sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/05/22/64470/Gurami-Garang-Asem-dan-Bakar-Lempung-di-Brubus-Singorejo

Iklan

1 Response to “> Gurami Garang Asem dan Bakar Lempung di Brubus Singorejo”


  1. Juni 15, 2012 pukul 8:09 am

    hmmmmm mak nyus nihh..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Statistik Blog

  • 118,528 sejak 14 Februari 2010

Live Info dari Twitter

  • Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak.... fb.me/4pqN16qlT@visit_demak 1 year ago

> Tradisi Buka makam Sunan Kalijaga: Mulai jam 8-12 & 13-17 pada hari tertentu, yaitu Jumat Pon, Jumat Pahing, Jumat Kliwon, Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha.

> Explore Mystery of Demak @ Museum (rvsp: 085727325527)
> once upon a night in demak (jelajah demak) (rvsp: 088802464895)

free D’magz digital magazine

Contact

Advertise

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

RSS Indonesia Kreatif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Translasi ke bahasa?