04
Agu
11

> Megengan Sambut Ramadhan

Ribuan warga memadati seputar alon-alon Demak untuk ikut meramaikan megengan atau tradisi penanda detik-detik datangnya Bulan Ramadhan. Di tradisi yang di daerah lain dikenal dengan istilah dugderan juga dandangan tersebut banyak terdapat berbagai masakan dan minuman khas seperti sate keong, lontong lodeh, nasi doreng, pecel bakwan, beer pletog dan setup pisang.

“Lontong lodeh dengan lauk sate keong sungguh tiada duanya. Setiap megengan menu ini selalu saya nikmati. Saya sempatkan datang ke alon-alon Demak sekaligus momong. Apalagi di megengan kali ini juga banyak terdapat wahana mainan anak,” kata Setyanti, warga Desa Katonsari Demak Kota.

Yang menarik, berbagai makanan dijual oleh para pedagang dadakan. Penjual yang demikian sebelumnya tidak pernah membuka warung. Namun, begitu ada megengan mereka berjualan. Mereka menjajakan masakan dengan menu-menu khas yang jarang dijumpai di hari-hari biasa.

Warga yang menjadi pedagang dadakan itu mengaku bukan semata mencari untung. Namun, mereka melakukannya untuk memeriahkan megengan yang menjadi tradisi menyambut Ramadhan. “Berjualan di megengan merupakan tradisi turun temurun. Tujuannya bukan semata mencari untung. Namun lebih dari itu, untuk meramaikan tradisi menyambut bulan puasa,” kata Asmanah, warga Kauman Demak.

Karyawan di sebuah koperasi ini mengaku sudah berjualan di lima kali megengan. Ia meneruskan tradisi yang dilakukan nenek dan ibunya. “Kalau tidak ada orang seperti kami, megengan jadi sepi dong. Pengunjung kan jadi gak bisa menikmati menu-menu khas Demak,” ujarnya.

sumber: http://www.demakkab.go.id/
Iklan

3 Responses to “> Megengan Sambut Ramadhan”


  1. 1 J
    Agustus 4, 2011 pukul 3:52 pm

    Lha koq lagi d UpLoad thooo……. He He.
    Yupzz,,, buat semua muslim/ah, khususny warga Demak, met menunaikan ibadah puasa. semoga Allah SWT menerima amalan sholih qta. Aamiin_

    • 2 dafidh
      Agustus 4, 2011 pukul 4:19 pm

      baru aja dapet info (baca) dari sumbernya mas, demakkab.go.id
      met menunaikan ibadah puasa juga y…

      • 3 imam agustomo
        Juli 24, 2012 pukul 3:13 am

        tentang kuliner di Demak sebetulnya banyak sekali seperti asem-asem, sego ndoreng biasanya ditambah botok kendo yang terbuat dari kelapa muda banget dicampur udang baby segar juga ada lauk buntil, terus ada lagi teri nasi yaitu teri tawar yang dipindang dibentuk belet-2, ikan asap bisa tongkol, bisa ika pari (ikan Pe), iwak pindang dalam ngaron, blenyik yaitu teri asin yang di bulet-bulat hampir sama dengan teri nasi, ada lagi iwak manuk yaitu dari burung blekek sekarang sudah hampir tidak ada lagi, sate keong dll. Khas Demak yang hampir punah , disinilah peran Pemerintah Daerah sangat diperlukan disamping dapat mensejahterakan rakyatnya juga untuk menarik wisatawan luar Demak atau orang Demak yang ada di luar Demak yang kangen dengan makanan khas Demak, caranya : Pemerintah Kabupaten Demak sangat di utamakan agar tidak terjadi bangunan/warung liar, utk itu Pemerintah Kabupaten Demak memberi fasilitas tempat yang dekat dengan lokasi wisata sejarah bisa di alun-alun demak dengan penataan arsitektur yang tidak menghalangi bangunan masjid, bangunan sifatnya tidak permanen seperti tenda putih kerucut, payung – payung warna warni dapat disewakan dengan murah oleh pemerintah kabupaten Demek, model seperti itu banyak dilakukan Pemerintah Daerah lain seperti bandung di alun-alun gazibu, Pemda Bogor di Cibinong dll, hal tersebut tentu saja tak lupa perannya petugas kebersihan harus stanby setiap saat. Demikian saran masukkan dari saya yg kangen dengan kuliner demak. tks.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Statistik Blog

  • 125,679 sejak 14 Februari 2010

Live Info dari Twitter

  • Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak.... fb.me/4pqN16qlT@visit_demak 2 years ago

> Tradisi Buka makam Sunan Kalijaga: Mulai jam 8-12 & 13-17 pada hari tertentu, yaitu Jumat Pon, Jumat Pahing, Jumat Kliwon, Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha.

> Explore Mystery of Demak @ Museum (rvsp: 085727325527)
> once upon a night in demak (jelajah demak) (rvsp: 088802464895)

free D’magz digital magazine

Contact

Advertise

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

RSS Indonesia Kreatif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Translasi ke bahasa?