02
Mar
10

Musim Jambu Berlangsung Singkat Banyak Wisatawan Kecewa

Tak lebih sebulan buah jambu delima dan jambu citra yang menjadi komuditas andalan Demak telah ludes. Apalagi, pada musim kali ini banyak warga dari berbagai daerah yang datang langsung ke desa penghasil jambu, seperti Betokan dan Tempuran. Mereka membeli jambu dengan cara memetik buah langsung dari pohonnya.

Meski musim jambu telah berakhir, hingga kemarin masih banyak wisatawan yang datang. Mereka terpaksa pulang dengan tangan hampa lantaran buah yang dicari sudah habis. Shinta misalnya. Warga Kendal ini mengaku kecewa karena jauh-jauh datang bersama keluarganya untuk memetik jambu citra langsung dari pohon, ternyata gagal. “Saya tidak menyangka musim jambu di Demak secepat ini. Pada musim berikutnya saya akan datang lebih awal. Saya sudah meminta nomor telefon salah seorang petani sini. Dengan begitu saya bisa mencari tahu kapan musim raya jambu delima dan jambu citra,” ujarnya. 

Salah satu petani di Kelurahan Betokan, Susanto menuturkan, pada musim jambu delima dan citra kali ini memang jumlah produksi tidak sebanyak sebelumnya. Meski lebih sedikit, dari aspek kualitas ternyata lebih baik. Jambu citra bahkan ada yang berukuran sebesar gelas air mineral. Demikian pula dari segi rasa, lebih manis dan berdaging.

Karena produksinya yang tidak terlalu banyak, menjadikan buah cepat habis. Apalagi, buah tersebut kini menjadi buruan pedagang. Setiap datang musim jambu air, meraka datang hampir setiap hari. Jika biasanya petani yang memanen sendiri dan memilah jambu berdasarkan ukuran, kini pedagang langsung menebas perpohon. “Satu bulan lagi sini kembali musim jambu. Saya perkirakan lebih melimpah dibanding yang kemarin. Buah muda yang telah kami blongsong jumlahnya sangat banyak. Agar kebagian, wisatawan harusnya datang pada saat awal-awal musim. Jika tidak ya pasti kalah cepat dengan para pedagang,” terang Susanto.

Menurut dia, sejak akhir Bulan April hingga kemarin, banyak warga dari luar daerah yang datang untuk mencari jambu. Mereka kecelik karena buah tersebut sudah habis. Ke depan, kondisi seperti itu kemungkinan besar telah tersiasati dengan penerapan metode off seasons.

Sumber: http://www.demakkab.go.id/
Iklan

0 Responses to “Musim Jambu Berlangsung Singkat Banyak Wisatawan Kecewa”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Statistik Blog

  • 118,528 sejak 14 Februari 2010

Live Info dari Twitter

  • Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak.... fb.me/4pqN16qlT@visit_demak 1 year ago

> Tradisi Buka makam Sunan Kalijaga: Mulai jam 8-12 & 13-17 pada hari tertentu, yaitu Jumat Pon, Jumat Pahing, Jumat Kliwon, Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha.

> Explore Mystery of Demak @ Museum (rvsp: 085727325527)
> once upon a night in demak (jelajah demak) (rvsp: 088802464895)

free D’magz digital magazine

Contact

Advertise

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

RSS Indonesia Kreatif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Translasi ke bahasa?