02
Mar
10

Musim Jambu Air


Jumat, 7 Mei 2010 — Beberapa hari belakangan, jambu delima maupun jambu citra mulai mudah ditemui. Maklum, saat ini memang sedang musimnya buah yang menjadi ikon Demak tersebut. Petani pun bernafas lega lantaran hasil tanaman mereka laku terjual dengan harga yang cukup tinggi.

Di Desa Tempuran dan Kelurahan Betokan Demak Kota, aktifitas memanen jambu air dilakukan petani mulai pagi hingga sore hari. Proses panen di sana (Tempuran dan Betokan) mudah lantaran tanaman jambu rata-rata berada di lingkungan pekarangan rumah. “Karena tanaman jambu air berada di sekitar rumah, maka penen bisa kami lakukan setiap saat. Ada yang beli, maka langsung kita petikkan,” kata Karmono, petani jambu asal Betokan.

Menurut Karmono, sejak semingguan pedagang buah mulai berdatangan. Mereka seakan berlomba untuk mendapatkan buah jambu dengan kualitas yang terbaik. Pedagang yang datang dari luar Demak, seperti Semarang, Jakarta dan Surabaya, sudah bisa dipastikan hanya mengambil buah jambu yang kualitasnya nomor satu. Maklum, mereka kebanyakan pemasok buah di sejumlah supermarket terkemuka. “Mereka berani membeli jambu dengan harga tinggi. Namun, mereka benar-benar selektif. Buah jambu dengan kualitas sedang ke bawah, tidak mereka ambil,” ungkap Karmono.

Di desa sentra jambu delima dan citra tersebut, penjualan buah rata-rata dilakukan dengan metode bijian. Menurut Salmet, petani Betokan, untuk jambu delima dengan kualitas terbaik, bisa laku Rp 600 perbiji. Sedangkan kualitas dibawahnya, laku antara Rp 300 hingga Rp 400 per biji. Sedangkan untuk jambu citra, perbijinya laku antara Rp 1.000 hingga Rp 1.500. “Harga ini biasanya bertahan sekitar seminggu hingga dua minggu. Setelah itu akan menurun karena jambu yang dipanen semakin banyak. Ya memang rejekinya petani yang panen awal,” kata Slamet.

Disampaikan pula, buah jambu panenan awal ini rata-rata dalam kondisi bagus. Selain ukurannya besar, rasanya juga manis. Itu disebabkan pada saat berbunga, tanaman tercukupi air dan tidak terserang hama penyakit. “Setiap pohon rata-rata menghasilkan buah mencapai 50 kilogram. Pokoknya, saat ini petani gembira ria karena memperoleh hasil memuaskan dari tanaman jambu citra maupun delima,” ungkapnya.

Sumber: http://www.demakkab.go.id/
Iklan

0 Responses to “Musim Jambu Air”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Statistik Blog

  • 125,679 sejak 14 Februari 2010

Live Info dari Twitter

  • Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak.... fb.me/4pqN16qlT@visit_demak 2 years ago

> Tradisi Buka makam Sunan Kalijaga: Mulai jam 8-12 & 13-17 pada hari tertentu, yaitu Jumat Pon, Jumat Pahing, Jumat Kliwon, Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha.

> Explore Mystery of Demak @ Museum (rvsp: 085727325527)
> once upon a night in demak (jelajah demak) (rvsp: 088802464895)

free D’magz digital magazine

Contact

Advertise

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

RSS Indonesia Kreatif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Translasi ke bahasa?