02
Mar
10

Luna Maya Melakukan Aksi Tanam Pohon Di Demak


Minggu, 18 April 2010 — Artis dan presenter yang saat ini tengah naik daun, Luna Maya, melakukan aksi tanam pohon di tepi jalan pantura Demak-Kudus, tepatnya di Desa Cangkringrembang Kecamatan Karanganyar. Aksi penghijauan itu juga diikuti Camat Karanganyar M Ridlodin dan Direktur PT Djarum Kudus, Thomas Budi Santoso.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu sore (18/4) itu didukung Perusahaan Rokok Djarum Kudus melalui program ’Djarum Trees For Life’. Dalam program yang sama, pihak Djarum sebelumnya telah melakukan aksi tanam pohon trembesi di jalur pantura Semarang-Demak, tepatnya di Desa Katonsari Kecamatan Demak Kota dan Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam.

Luna Maya mengaku senang dapat terlibat langsung dalam aksi penghijauan tersebut. Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan harus terus dikampanyekan agar dapat membudaya di kehidupan setiap indifidu. ”Saya sendiri akan terus berusaha membiasakan berperilaku ramah lingkungan. Sebisa mungkin saya berusaha membuang sampah pada tempatnya, menghemat listrik, mengurangi pemakaian barang berbahan plastik, serta mencintai tanaman. Aksi yang kita lakukan bersama ini, saya harapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas, sehingga mereka juga gemar melakukan penanaman pohon,” ujar Luna.

Menurut dia, semakin banyak orang yang terbiasa berperilaku ramah lingkungan, maka keseimbangan alam ini dapat terjaga. Apalagi jika setiap satu orang sanggup menanam satu pohon, niscaya emisi karbon dan pemanasan global bisa terkurangi. ”Bencana yang terjadi di muka bumi ini sebenarnya bisa dicegah dengan cara kita selalu membiasakan hidup ramah lingkungan,” katanya.

Sementara Thomas Budi Santoso dari PR Djarum mengatakan pihaknya turut prihatin dengan kondisi hutan di Jateng yang belum pulih dari degradasi. Akibat digunduli tangan-tangan jahil beberapa tahun lalu, hingga kini masih banyak hutan yang kondisinya memprihatinkan. Dampaknya, bencana alam terjadi di mana-mana. ”Karena itu, melalui Corporate Social Responsibility (CSR) Djarum Trees For Life, kami menanam pohon trembesi sebanyak 2.767 batang di kanan kiri jalur Pantura Semarang-Demak-Kudus. Kami berharap, selain nantinya bisa menjadi peneduh, pohon yang ditanam itu juga mampu menyerap carbondioksida (CO2) yang ditimbulkan asap kendaraan bermotor. Selain pula untuk menjaga ketersediaan mata air,” ujar Thomas.

Menurut dia, pohon trembesi dipilih karena mampu menyerap CO2 lebih banyak dibanding lainnya. Daya serapnya terhadap CO2 mencapai 78,8 juta kilogram per tahun. ”Dr Ir H Endes Dahlan, Dosen Fakultas Kehutanan ITB mengungkapkan, pohon trembesi sangat efektif untuk mengurangi pemanasan global,” katanya.

Sumber: http://www.demakkab.go.id/
Iklan

0 Responses to “Luna Maya Melakukan Aksi Tanam Pohon Di Demak”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Statistik Blog

  • 125,679 sejak 14 Februari 2010

Live Info dari Twitter

  • Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak.... fb.me/4pqN16qlT@visit_demak 2 years ago

> Tradisi Buka makam Sunan Kalijaga: Mulai jam 8-12 & 13-17 pada hari tertentu, yaitu Jumat Pon, Jumat Pahing, Jumat Kliwon, Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha.

> Explore Mystery of Demak @ Museum (rvsp: 085727325527)
> once upon a night in demak (jelajah demak) (rvsp: 088802464895)

free D’magz digital magazine

Contact

Advertise

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

RSS Indonesia Kreatif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Translasi ke bahasa?