02
Mar
10

2.767 Pohon Trembesi Untuk Pantura Semarang-Demak-Kudus

Nugie melakukan penanaman pohon trembesi di Desa Jogoloyo Kec Wonosalam Demak
Musisi yang dikenal banyak menciptakan lagu-lagu bertema lingkungan hidup, Nugie, melakukan penanaman pohon di Lapangan Desa Jogoloyo Kecamatan Wonosalam, siang tadi (29/3).

Kegiatan yang didukung Perusahaan Rokok Djarum Kudus melalui program ’Djarum Trees For Life’ itu juga diikuti Hasan Aoni dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Konsorsium Muria Hijau, serta ratusan warga Desa Jogoloyo.

Nugie mengaku senang dapat terlibat langsung dalam aksi penghijauan tersebut. Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan harus terus dikampanyekan agar dapat membudaya di kehidupan setiap indifidu. ”Serukan penghijauan melalui apa saja. Melalui lagu, puisi ataupun kegiatan lainnya, yang penting soal penghijauan bisa tertanam lebih dalam di benak masyarakat,” serunya.
Nugie menambahkan, upaya menjaga lingkungan bisa diwujudkan dengan menerapkan pola-pola sederhana. Seperti membuang sampah pada tempatnya, meminimalkan penggunaan plastik, menghemat listrik dan air, serta mengkonsumsi makanan organik. ”Yang terpenting, tanamlah pohon. Minimal satu orang menanam satu pohon. Semakin banyak pohon tertanam di bumi ini, emisi karbon dan pemanasan global bisa terkurangi,” ujarnya.

Sementara Handoyo Setyo dari PR Djarum mengatakan pihaknya turut prihatin dengan kondisi hutan di Jateng yang belum pulih dari degradasi. Akibat digunduli tangan-tangan jahil beberapa tahun lalu, hingga kini masih banyak hutan yang kondisinya memprihatinkan. Dampaknya, bencana alam terjadi di mana-mana. ”Karena itu, melalui Corporate Social Responsibility (CSR) Djarum Trees For Life, kami menanam pohon trembesi sebanyak 2.767 batang di kanan kiri jalur Pantura Semarang-Demak-Kudus. Kami berharap, selain nantinya bisa menjadi peneduh, pohon yang ditanam itu juga mampu menyerap carbondioksida (CO2) yang ditimbulkan asap kendaraan bermotor. Selain pula untuk menjaga ketersediaan mata air,” ujar Handoyo.

Menurut dia, pohon trembesi yang ditanam itu berasal dari pusat pembibitan tanaman (PTT) Djarum. Pohon trembesi dipilih karena mampu menyerap CO2 lebih banyak dibanding lainnya. Daya serapnya terhadap CO2 mencapai 78,8 juta kilogram per tahun. ”Di PTT Djarum kini masih tersedia 300 ribu bibit trembesi. Semua bibit itu untuk memenuhi program Djarum Trees For Life,” ujarnya.

Sedangkan Hasan Aoni dari LSM Konsorsium Muria Hijau mengatakan, untuk penghijauan, pohon yang ditanam tidak harus tanaman keras seperti trembesi, mahoni maupun jati. Namun bisa pula ditanam tanaman yang memiliki nilai ekonomis, seperti pohon nangka, mangga dan tanaman buah lainnya. ”Selama ini, LSM kami justru lebih banyak menanam tanaman buah. Ternyata, tanaman buah tidak banyak ditebangi karena orang juga membutuhkan hasilnya,” ungkapnya.

Sumber: http://www.demakkab.go.id/
Iklan

2 Responses to “2.767 Pohon Trembesi Untuk Pantura Semarang-Demak-Kudus”


  1. 1 wisnu agiel saputera
    November 6, 2010 pukul 4:44 pm

    sebuah program penghijauan PR.DJARUM penanaman pohon TREMBESI kami sebagai warga DEMAK-GAJAH sekitarnya salut/bangga dengan yang anda berikan,Dan apakah dari sisi lain dari penanaman/penghijauan apalagi progam berikutnya…Aku sebagai warga siap/layak menjaganya,Terimakasis atas partisipasinya yang anda berikan dan maaf kalau ada salah kata dalam penulisan kami….

    Wisnu agiel saputera
    jl.Gajah-Demak no 09 01,0111 59581

    • 2 David Sanjana
      November 7, 2010 pukul 12:51 am

      mari kita jaga dan lanjutkan apa yg telah djarum berikan.
      semoga membawa manfaat dan berkah untuk kec gajah dan sekitarnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Statistik Blog

  • 118,528 sejak 14 Februari 2010

Live Info dari Twitter

  • Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak.... fb.me/4pqN16qlT@visit_demak 1 year ago

> Tradisi Buka makam Sunan Kalijaga: Mulai jam 8-12 & 13-17 pada hari tertentu, yaitu Jumat Pon, Jumat Pahing, Jumat Kliwon, Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha.

> Explore Mystery of Demak @ Museum (rvsp: 085727325527)
> once upon a night in demak (jelajah demak) (rvsp: 088802464895)

free D’magz digital magazine

Contact

Advertise

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

RSS Indonesia Kreatif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Translasi ke bahasa?